Navigation

Bagaimana 5G Akan Mengubah Masa Depan Konektivitas di Indonesia

31 Jul 2025 Taufik Hidayat 153 views

IndSight – Transformasi digital Indonesia memasuki fase baru dengan pesatnya perkembangan jaringan 5G. Sejak peluncuran komersial pertama di 2021, teknologi 5G kini menjangkau puluhan kota besar dan mulai direspons oleh publik baik melalui adopsi perangkat maupun diskusi daring.

Hingga pertengahan 2025, Telkomsel telah mengoperasikan lebih dari 2.500 BTS 5G di 56 kota/kabupaten. Dengan kecepatan hingga 514 Mbps dan konsumsi data yang meningkat signifikan di kota seperti Makassar, target 12 juta pelanggan nasional pada akhir tahun menjadi ambisi nyata.

Perkembangan Jaringan 5G di Indonesia: Progres dan Tantangan

Sejak pertama kali diluncurkan secara komersial di Indonesia pada pertengahan 2021, perkembangan jaringan 5G menunjukkan kemajuan yang bertahap namun pasti. Operator telekomunikasi besar seperti Telkomsel, Indosat Ooredoo Hutchison, dan XL Axiata terus memperluas cakupan layanan 5G mereka, meskipun masih terfokus di kota-kota besar dan area-area strategis.

Data terbaru dari Asosiasi Penyelenggara Jaringan Telekomunikasi Indonesia (APJATEL) menunjukkan bahwa investasi untuk infrastruktur 5G terus meningkat. Meski demikian, tantangan dalam pemerataan akses masih menjadi pekerjaan rumah. Luasnya wilayah geografis Indonesia dan kebutuhan investasi yang masif untuk membangun infrastrasi densitas tinggi menjadi kendala utama.

Pemerintah melalui Kementerian Komunikasi dan Informatika (Kominfo) juga aktif dalam mendukung akselerasi 5G, termasuk dengan pengaturan spektrum frekuensi yang optimal dan kebijakan yang kondusif. Spektrum frekuensi rendah (sub-6 GHz) saat ini menjadi fokus utama penyebarannya, sementara frekuensi mmWave yang menawarkan kecepatan super tinggi masih dalam tahap pengkajian lebih lanjut untuk implementasi yang lebih luas.

Apa Kata Publik Soal 5G? Data Sosial Media dari IndSight

Menurut data terbaru dari IndSight (periode 1–31 Juli 2025):

  • Total Talk (Percakapan tentang 5G): 333.900 kali
  • Total Talker (Pengguna unik): 58.700 akun
  • Positive Talk: 57.200 percakapan
  • Negative Talk: 20.900 percakapan

Penurunan signifikan terjadi dibanding bulan sebelumnya: total talk menurun 43,9%, dan total talker turun hampir 49%.

Grafik harian menunjukkan tren menurun sepanjang Juli, meski sempat tinggi di awal bulan. Ini menunjukkan adanya euforia awal peluncuran/isu, namun menurun karena minimnya momentum lanjutan dari operator atau pemerintah.

Topik paling banyak diperbincangkan masih seputar:

  • Kecepatan internet dan pengalaman gaming
  • Keluhan harga perangkat 5G
  • Perbandingan 5G vs 4G di wilayah rural
DISKON 30% dengan menggunakan kode promo NOLIMITYUK30 Berlaku untuk pembelian pertama dengan siklus 1 bulan, 3 bulan, & 1 tahun

Potensi Ekonomi: Besar tapi Perlu Pemerataan

Riset dari ITB menyebut potensi kontribusi 5G terhadap PDB Indonesia dapat mencapai Rp 2.800 triliun di 2030, meningkat ke Rp 3.500 triliun pada 2035, melalui sinergi IoT, AI, dan otomasi industri.

Namun, agar manfaat ini merata, pemerintah juga telah meluncurkan portal 5Gnow.id sebagai pusat informasi, sekaligus regulasi ekosistem jaringan generasi kelima ini.

Peluang vs Tantangan

Peluang:

  • Konektivitas lebih cepat dan stabil
  • Telemedicine, smart city, kendaraan otonom
  • Real-time communication (latensi <1 ms)

Tantangan:

  • Spektrum frekuensi belum optimal
  • Infrastruktur BTS belum merata di luar Jawa
  • Adopsi perangkat 5G masih mahal
  • Sentimen publik masih fluktuatif

Dampak Transformasional 5G

Kerap kali, 5G hanya diidentikkan dengan kecepatan unduh yang fantastis. Namun, nilai sejatinya jauh melampaui itu. Dengan latensi super rendah (mendekati nol) dan kapasitas koneksi perangkat yang masif, 5G akan membuka pintu bagi inovasi yang sebelumnya hanya ada dalam imajinasi:

Internet of Things (IoT) yang Masif: Dari kota pintar (smart city) yang mengoptimalkan lalu lintas dan energi, hingga pertanian presisi yang meningkatkan hasil panen, 5G akan memungkinkan miliaran perangkat saling terhubung dan berbagi data secara real-time. Ini akan mendorong efisiensi dan menciptakan layanan publik yang lebih baik.

Revolusi Industri 4.0: Sektor manufaktur akan merasakan dampak signifikan. Pabrik pintar dengan otomatisasi berbasis 5G, robotik yang terhubung, dan analitik data real-time akan meningkatkan produktivitas, mengurangi biaya operasional, dan membuka peluang untuk inovasi produk.

Kesehatan Digital yang Lebih Baik: Telemedisin akan semakin canggih, memungkinkan dokter untuk melakukan diagnosis jarak jauh yang lebih akurat, bahkan melakukan operasi robotik dari lokasi yang berbeda. Pemantauan pasien secara real-time akan menjadi lebih efektif, meningkatkan kualitas layanan kesehatan.

Pengalaman Imersif dan Hiburan: Realitas Virtual (VR) dan Realitas Tertambah (AR) akan menjadi lebih mulus dan interaktif. Ini akan mengubah cara kita belajar, bermain game, dan berinteraksi dengan dunia digital, membuka potensi besar di sektor hiburan dan pendidikan.

Transportasi Cerdas dan Kendaraan Otonom: Meskipun masih dalam tahap awal, akan menjadi fondasi bagi pengembangan kendaraan otonom dan sistem transportasi cerdas yang lebih aman dan efisien, mengurangi kemacetan dan polusi.

Menyongsong Masa Depan Konektivitas 5G Indonesia

Meskipun perkembangan jaringan 5G di Indonesia menghadapi sejumlah tantangan, potensi yang ditawarkannya terlalu besar untuk diabaikan. Pemerintah, operator telekomunikasi, industri, dan masyarakat perlu bersinergi untuk memaksimalkan manfaat dari teknologi ini.

Edukasi publik tentang potensi 5G, kebijakan yang mendukung investasi infrastruktur, serta pengembangan ekosistem aplikasi dan layanan yang memanfaatkan 5G, adalah kunci untuk memastikan Indonesia dapat sepenuhnya merangkul revolusi digital ini.

Ingin Tahu Lebih Dalam?

Data dalam artikel ini bersumber dari IndSight, platform pemantauan dan analisis percakapan digital yang mampu mengidentifikasi tren, sentimen, serta narasi publik secara real-time.

Daftar sekarang dan dapatkan 20 koin gratis untuk mulai menjelajahi data percakapan digital yang akurat dan relevan ideal untuk kebutuhan keputusan bisnis, strategi komunikasi, hingga riset pasar Anda.

Taufik Hidayat

Kerja keras, healing cukup, growth jalan terus. Let’s collab or just vibe